Kami siap mendengarkan anda..

Sabtu, 15 Juni 2013

Prudential Sumbang 3 Milyar Untuk Yayasan Sosial

William Kuan President Director Prudential Indonesia secara simbolis memberikan dana donasi kepada perwakilan salah satu yayasan sosial.(foto:dony lesmana/MP)

Prudential berhasil menggalang dana sebanyak 3 milyar untuk disumbangkan ke beberapa Yayasan Sosial. Penggalangan dana yang di mulai sejak tanggal 3 September sampai dengan 14 Oktober 2010, seluruh keluarga besar Prodential Indonesia, termasuk staf dan tenaga pemasaran, turut bersama-sama berpartisipasi.

AAJI: Premi Bisnis Baru Sumbang 70% Pendapatan Total Premi 2012

Ketua Bidang Riset Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI), Maryoso Sumaryono, menjelaskan bahwa pertumbuhan total premi, yang mendominasi total pendapatan, didorong oleh pertumbuhan positif di seluruh saluran pemasaran. “Bancassurance memberi kontribusi sebesar 40,4% dari total premi, sementara saluran pemasaran keagenan berkontribusi sebesar 38,3% dan saluran pemasaran alternatif sebesar 21,3%.”, jelasnya.

Total pendapatan didominasi oleh pendapatan premi yang tumbuh 14,38% menjadi Rp 107,73 triliun dibanding 2011 sebesar Rp 94,19 triliun. Sumbangan pendapatan lain adalah dari hasil investasi dan klaim reasuransi. Tercatat bahwa industri asuransi jiwa meraih total pendapatan sebesar Rp 133,15 triliun sepanjang 2012, tumbuh 20,65%  dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 110,36 triliun.
Pengurus AAJI (ANT)

Pertumbuhan Kinerja Prudential Kuartal 1 2013 Didorong 3 Faktor

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) mempertahankan momentum pertumbuhan bisnisnya dan mencatat kinerja keuangan yang kuat pada kuartal 1 2013 (Januari-Maret) dengan mencatat pendapatan premi bisnis baru yang mencapai 22%.

Ada tiga faktor pendorong utama di balik pertumbuhan yang konsisten dari kinerja keuangan perusahaan yakni inovasi produk, pengembangan distribusi multi-channel dan jaringan pelayanan, serta program sosialisasi dan edukasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan manfaat jangka panjang dari asuransi.

Jumat, 14 Juni 2013

Kesalahan Dalam Perencanaan Keuangan

Banyak orang tua baru yang melakukan kesalahan-kesalahan dalam perencanaan keuangan keluarga. Baca tulisan di bawah untuk menghindarkan keluarga Anda dari permasalahan finansial. Saat Anda baru saja memiliki momongan dan hari-hari Anda dipenuhi dengan kesibukan mengisi botol susu, mengganti diaper, dan malam-malam panjang melelahkan tanpa tidur karena si kecil kerap terbangun, adalah mudah untuk mengesampingkan berbagai hal yang sebenarnya krusial dalam hidup. Apalagi jika hal yang dimaksud sangat membosankan seperti: merencanakan keuangan keluarga.

40 Tips Keuangan Safir Senduk

Safir Senduk seorang konsultan perencana keuangan ternama, menebarkan tips-tipsnya; diantaranya adalah sebagi berikut:

1. Penghasilan Rp 5 juta : Bayar utang Max. 30% (1,5 juta), Menabung Min. 10% (500 ribu), Asuransi Max. 10% (500 ribu), Biaya Hidup Max. 50% (2,5 juta)

2. Pengeluaran untuk Kost sebaiknya Maksimal 30% dari Penghasilan

3. Ambil Asuransi Kesehatan yang Berdiri Sendiri / Gabung dengan Asuransi Jiwa? Kalau butuh Asuransi Jiwa, ambil yang gabungan aja

Let's Join Us

Sudahkah anda rencanakan masa depan keluarga anda?

Sudahkah anda rencanakan masa depan keluarga anda?

Advertising

Advertising
Terapi Kesehatan, Kecantikan & Penyakit Kritis